Relaksasi untuk kesehatan fisik dan mental

 


Banyaknya tuntutan hidup dijaman yang serba cepat membuat kita mengalami ketegangan-ketegangan atau stress di pikiran yang sering tidak kita sadari akan mempengaruhi kepada kesehatan fisik kita. Kalau kita mau memberi waktu sedikit kepada diri kita untuk mencoba merasakan apa yang sedang terjadi pada diri kita, akan jelas sekali terasa gejala-gejalanya. Seperti misalnya leher kaku, kepala berat, badan seperti lemas dan lain sebagainya. Banyak keluhan yang selama ini terabaikan akan bisa anda rasakan ketika anda sedang rileks.

Mulai memberi perhatian kepada organ-organ tubuh, menyadari betapa besar jasa seluruh organ tubuh untuk menopang kehidupan dan menjaga tubuh tetap sehat sehingga sang jiwa  yang menempati  tubuh ini memiliki kesempatan yang lebih lama menggunakan tubuh untuk melakukan shadana dalam kehidupan ini.

Ketika pikiran terlalu sering stress, maka tubuh akan mengeluarkan hormon kortisol berlebih yang berdampak kurang baik bagi tubuh kita. Untuk menganggulanginya, kita bisa melakukan aktivitas yang bisa membuat kita merasa lebih tenang dan rileks, misalnya meditasi, mendengarkan musik yang kita senangi atau dengan melakukan relaksasi.

Berikut ini saya akan berbagi mengenai teknik relaksasi yang tidak hanya bermanfaat untuk kesehatan fikik namun juga bagus untuk kesehatan mental kita. Teknik relaksasi dikombinasikan dengan rasa syukur akan meningkatkan level energi kita karena rasa syukur memiliki level energi yang sangat tinggi. Dengan level energi yang tinggi, tentunya efeknya juga lebih cepat dirasakan. Latihan ini akan lebih bagus jika diiringi musik yang menenangkan yang anda sukai. Carilah tempat yang aman dan nyaman dan siapkan waktu setidaknya 20-30 menit untuk diri anda tanpa ada yang menggangu selama melakukan relaksasi ini.

Berikut langkah-langkahnya:

1. Ambilah posisi yang nyaman, bisa sambil duduk ataupun rebahan.

2. Biarkan nafas alami apa adanya, cukup amati dan rasakan setiap tarikan dan hembusan nafas yang keluar masuk dari lubang hidung.

3. Lemaskan otot-otot tubuh jika ada yang terasa kaku carikan posisi senyaman mungkin. Sambil merasakan nafas, tambahkan rasa syukur disetiap tarikan dan hembusan nafas anda. Syukuri bahwa saat ini anda masih memiliki nafas dan bisa bernafas dengan sangat lega.

4. Sekarang kita coba beri perhatian lebih dimulai dari kepala. Rasakan kondisi kepala, baik bagian luar maupun bagian dalam (otak). Rasakan jika ada rasa-rasa yang kurang nyaman, misal ada ketegangan atau stess di pikiran. Cobalah untuk membuatnya lebih rilex sambil berbicara dalam hati kepada kepala anda seperti berikut ini "wahai kepala saya, otak saya, maafkan saya selama ini kurang memperhatikanmu. maafkan saya telah membebanimu dengan berbagai tekanan hidup dan stress pada pikiran ini. Saat ini saya mengijinkanmu untuk istirahat sejenak, lepaskan lah semua beban yang menekanmu selama ini. Beristirahatlah dengan tenang sejenak" Lalu tarik nafas panjang dan hembuskan, rasakan kepala anda menjadi semakin rilex dan nyaman.

5. Lanjutkan ke bagian leher, tengkuk dan pundak, rasakan kondisinya jika ada rasa tegang cobalah untuk membuatnya menjadi rilex sambil berbicara dalam hati kepada leher atau tengkuk anda "wahai leher saya, maafkan saya selama ini kurang memperhatikanmu. maafkan saya telah mengabaikanmu sehingga kamu meresponnya dengan ketidaknyamanan ini. Saat ini saya mengijinkanmu untuk istirahat sejenak, lepaskan lah semua beban yang menekanmu selama ini. Beristirahatlah dengan tenang sejenak" Lalu tarik nafas panjang dan hembuskan, rasakan leher, tengkuk dan pundak anda menjadi semakin rilex dan nyaman.

6. Lanjutkan ke bagian dada, rasakan jika ada ketidaknyamanan di area dada, misal nafas berat, jantung berdebar tidak normal, rasa gelisah atau apapun yang rasanya menggangu. Mulailah berbicara dengan organ-organ di dada anda "Wahai organ-organ di dada saya ini (bisa pikirkan ke jantung dan paru-paru), maafkan saya yang kurang memperhatikanmu selama ini, Engkau telah bekerja begitu berat untuk mendukung tubuh ini tetap hidup. Maafkan saya selama ini telah mengabaikanmu. Saat ini saya mengijinkanmu untuk beristirahat sejenak, agar nanti memiliki energi yang lebih segar dan bisa bekerja lebih baik lagi mensuplay oksigen dan memompa darah ke seluruh tubuh ini". Jika ada terasa emosi negatif muncul, cobalah lepaskan dengan mengambil nafas dalam dan melepaskan melalui mulut.  Rasakan dada menjadi semakin ringan dan lega, berilah senyum ke dada anda sebagai ungkapan terima kasih anda.

7. Selanjutnya rasakan bagian perut anda. Rasakan jika ada rasa-rasa yang kurang nyaman, buatlah menjadi lebih rilex dan nyaman. Mulailah berbicara kepada perut organ-organ di perut anda: "Wahai semua organ-organ di perut saya, lambung, usus-usus, pankreas, hati, empedu, limpa dan ginjal. Maafkan selama ini saya kurang memperhatikanmu dan telah membuatmu bekerja begitu berat mengolah berbagai makanan yang aku makan dan minum. Saat ini saya mengijinkanmu untuk beristirahat sejenak, beristirahatlah dengan sangat nyaman sehingga nanti kalian kembali ke kondisi yang sangat sehat untuk melanjutkan tugas-tugasmu sebagai organ pencernaan di tubuh ini. Terima kasih selama ini kalian sudah bekerja begitu keras dan sangat baik menyokong kehidupanku ini. Mulai hari ini, aku akan lebih selektif lagi dalam memilih makanan dan minuman yang benar-benar bermanfaat untuk kesehatan tubuh ini sehingga kalian juga tidak terlalu berat kerjanya. Berikan senyuman kepada organ-organ di perut anda sebagai ucapan terima kasih.

8. Selanjutnya rasakan kedua tangan anda, jika ada rasa kurang nyaman, sakit atau apapun sensasi yang terasa buatlah menjadi lebih rilex. Mulai berbicara dalam hati kepada kedua tangan anda: Wahai kedua tangan saya, maafkan saya yang selama ini mengabaikanmu dan telah membuatmu bekerja begitu keras sehingga engkau memberiku sinyal ketidaknyamanan ini. Saat ini, saya mengijinkanmu untuk instirahat sejenak, mengendurkan ketegangan-ketegangan otot dan melepaskan semua ketidaknyamanan ini. Rasakan kedua tangan menjadi rilex dan menjadi lebih nyaman. Berikan senyum kepada kedua tangan anda sebagai ucapan terima kasih anda.

9. Selanjutnya rasakan kedua kaki anda mulai dari paha, lutut, betis sampai ke ujung jari-jari kaki. Jika ada ketidaknyamanan buatlah menjadi lebih rilex dan ucapkan dalam hati: Wahai kedua kaki saya, terima kasih selama ini kalian telah menopang tubuh ini dan membantu saya berjalan dari satu tempat ke tempat lain dalam setiap aktifitas saya. Maafkan selama ini saya kurang memperhatikanmua. Saat ini saya ijinkan kalian untuk beristirahat sejenak untuk melepaskan semua beban dan ketidak nyamanan yang ada padamu. Berikan senyum kepada kedua kaki dan  rasakan kedua kaki menjadi lebih nyaman.

10. Rasakan tubuh secara keseluruhan kini terasa menjadi sangat rilex. Lalu bayangkan ada cahaya masuk dari ubun-ubun menyebar turun kebawah keseluruh tubuh anda hingga ke ujung kaki. Lalu nikmati sensasi yang bisa dirasakan. Nikmati kondisi rilex ini selama yang anda mau. Kalau nanti sampai tertidur tidak masalah karena memang tubuh anda saat ini membutuhkan istirahat. Nanti ketika dirasa cukup, anda bisa bangun dengan tubuh yang lebih segar.

Selamat mencoba dan semoga bermanfaat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Latihan Energi Prana